Home > Cerita > Pengalaman yang sungguh dahsyat, semoga bisa diambil pelajaran

Pengalaman yang sungguh dahsyat, semoga bisa diambil pelajaran

imagesDepok-kemayoran-depok 1 Agustus 2009

Assalamu’alaykum warohmatullah wabarakatuh… teman-teman,,, apa kabar hari ini? sungguh sangat merugi jikalau antum menjawab dengan sangat tidak baik atau sejenisnya. Karena sesungguhnya setiap detik pengalaman hidup kita sungguh berharga. Baik, saya mau sedikit bercerita tentang apa yang saya alami sehari ini. Yang membuat saya takjub, bingung, dan lelah hahaha… Sabtu pagi seperti baisa merupakan jadwal rutin untuk menuntut ilmu agama. Kali ini kebetulan ada taklim di tempat baru di Depok, Gema Pesona Estate. Saya belum kenal daerah itu, hanya berangkat dengan modal petunjuk rute angkot dari milis. Naik angkot biru 06 dari terminal dimana saya dapat tempat duduk di belakang jauh dari abang sopir, sehingga saya tidak bisa bertanya dimana lokasi yang saya maksud. Belum lagi, di angkot ini, si abng menyetel musik-musik haram itu sampe memekakkan telinga…. Alhamdulillah,,, saya nggak nyasar… Wow, taklimnya penuh dengan ummahat dan ikhwan,,, Subhanallah… tapi agak bingung saya, ibu-ibu ini kok malah pada dagang, banyak anak-anak, bayi, mana saya belum sarapan… nguing2.. terasa… tapi alhamdulillah penjelasan ustad Ali Saman sanggup menetramkan hati. Kemudian, tiba saatnya pulang,,, sepertinya cuma saya gadis remaja yang berjalan kaki ketika itu (hahahaha) lalu menunggu angkot di bawah terik matahari sambil meringis-meringis,,,, hahaha Hem,,, di angkot naas 04 arah pasar Minggu ini lah kisah petualangan saya dimulai.

angkot 04

Tidak ada yang berbeda, kala itu saya dapat tempat duduk di tepi pintu… penuh euy, hingga ada seorang lelaku yang naik dan duduk di sebelah saya,,, huhu ndak suka tapi gimana lagi… lalu berjalan seperti layaknya angkot… hingga mendekati terminal saya merasa ada yang bergerak-gerak di dalam tas saya,,, ah tapi saya pikir pasti si kakak di sebelah saya lagi benahin tasnya. Ternyata setelah tiba di terminal dia langsung turun alias ngacir… dan saya baru sadar tas saya kebuka dengan HANDPHONE yang sudah raib… Hem… entah mengapa saat itu saya tidak merasa marah, kecewa, takut, atau sejenisnya. Saya nggak bilang apa-apa,,, dan tetap bertampang cool bahkan juga sempat makan permen karet hahaha… buat teman-teman hati-hati… Awalnya rencana saya hari itu pulang ngaji akan langsung terbang ke PRJ Kemayoran,,, buat survey harga modem… jadi saya pikir saya sekalian mau beli hp baru di sana… waktu masih panjang menjelang kedatangan kereta setelah sholat makan,,, alhamdulillah waktu masih bisa dipakai buat membaca buku yang baru di beli “Meneladani Shaum Rasulullah Solallahu alaihi wassalam” ternyata eh ternyata perkeretaan hari ini sedang terganggu di jalur UI-Pasar Minggu walhasil nunggu kereta dateng aja hampir 2 jam!!!!!!! Tapi tetep tekad bulat! maka berangkat lah saya… ^^

Belum berakhir

Stasiun Sawah Besar

Di stasiun ini saya turun,,, lalu naik bajaj seorang bapak tua yang rambutnya sudah memutih tapi masih jago narik bajaj,,, sepertinya saya salah turun stasiun karena tarif bajajnya MAHAL POL!!! Tapi ndak papa sih,,, soalnya si bapak eh, kakek, baik ^^ Setibanya di PRJ yang selama perjalanan wajah saya menghitam akibat kelakuan tidak sopan knalpot-knalpot kendaraan, saya harus dikejutkan dengan harga tiket masuk pameran yang sebesar 30 ribu,, Hey!!! Serius lo!!! *(batin gw ajah sih) tapi tetap kubeli,,, eh,,, setibanya di dalam saya makin terkejut karena PRJ kali ini itu isinya OTOMOTIF semua…. hua hua hua nggak ada handphone, harga modem pun mengecewakan… hiiiaaaa…. pulang lagi deh saya… nah, terus saya naik ojek pulangnye (dengan sangat terpaksa kagak ada bajaj lewat, and buta banget sama daerah sana) yang lagi-lagi tarifnya nggak sopan! tapi karena abang-abangnya baik, nggak papa deh ^^

Lalu, di stasiun Juanda, saya terpaksa harus menukar uang, kagak ada uang pas. Eh, lagi ribet-ribetnya angin bertiup sungguh kencang,,, ouw ouw kerudung saya hampir berkibar-kibar,,, mirip adegan film Kuch Kuch Hota Hai (wakakakakak) Nah, di stasiun ini saya menghabiskan waktu dari jam 3 sampe jam setengah 6 sore.. BAYANGKAN!!!! Gara-gara kereta telat, saya sampe tuker tiket 2 kali karena kereta pertema kagak jadi lewat… Ya Allah… mana udah cuapek banget nget nget…

Kereta Ekspress Jakarta-Bogor

Di kereta ini saya berjuang lagi, kereta ekspress udah kayak kereta ekonomi penuh sesak, yang membedakan hanya AC nya ajah… Di kereta ini saya menghabiskan waktu dari pukul 6 – 7.30 gara-gara kereta terhenti karena masalah yang sama seperti ketika berangkat. Tapi ini jauh lebih parah,,, saya rasa tumit saya udah mati rasa sekarang… Mana bapak-bapak pada ngomel teriak-teriak, gedor-gedor atap… hahaha lucu juga mereka… saya untungnya masih bawa buku n majalah dengan wajah meringis-meringis sambil bergenlantungan saya sempatkan membaca,,, alhamdulillah… Fyiuhhh Mall Depok Di tempat inilah saya membeli hp pengganti… saya nggak tega kalo teman-teman nanti kesepian nggak ada saya hahahahahhaha cukup menguras tabungan karena sebelumnya udah keluar lumayan banyak untuk keperluan yang lain…Sekian

… Nah, pelajaran yang bisa diambil teman-teman

1. Hati-hati jika meletakkan barang berharga even itu di tas sendiri jika berada di kendaraan umum… kalo perku dipegang erat tasnya. Bukannya gila masalah dunia, hanya sajah, barang itu jika hilang berapa rupiah terbuang padahal ketika kita membeli atau orang tua kita membelikannya ada pengorbanan di sana.

2. Jika memang sudah terjadi ya terjadilah, ikhlaskan saja… rejeki datang dari Allah, jika kita kehilangan itu bisa jadi ujian juga bisa jadi teguran. Bagi saya menjadi ujian, mampukah saya mengikhlaskan barang duniawi hilang,,, padahal saya sudah mendapat ilmu agama yang insyaAllah bermanfaat sebelumnya. Menjadi teguran karena saya kurang sedekah bisa jadi, kurang berhati-hati dan keseringan ONLINE di hape hehehe. Bicara tentang shodaqoh banyak dari kita enggan mengeluarkan harta karena penghasilan yang sedikit atau uang pas-pasan padahal Allah menjanjikan nikmat jika kita melakukannya ^^ “Sesungguhya shodaqoh bisa memberikan pengaruh yang menekjubkan untuk menolak berbagai macam bencana, sekalipun pelakunya orang faajir(pendosa), zhalim, atau bahkan orang kafir, karena Allah akan menghilangkan berbagai macam bencana dengan perantara shodaqoh tersebut” (imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah)”

3. Malu bertanya sesat di jalan… Inilah kenapa saya cuma kaget aja di PRJ harusnya jika kita berencana pergi ke tempat yang jauh ya persiapan dulu, nanya dulu, dipastikan segala sesuatunya dulu hehe

4. Berdoa sebelum bepergian selalu ya teman-teman, agar Allah melindungi kita… اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، {سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ} اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِيْ سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيْفَةُ فِي اْلأَهْلِ، اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوْءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَاْلأَهْلِ. وَإِذَا رَجَعَ قَالَهُنَّ وَزَادَ فِيْهِنَّ: آيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ. “Allah Maha Besar (3x). Maha Suci Tuhan yang menundukkan kenda-raan ini untuk kami, sedang sebelumnya kami tidak mampu. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (di hari Kiamat). Ya Allah! Sesungguh-nya kami memohon kebaikan dan taqwa dalam bepergian ini, kami mohon per-buatan yang meridhakanMu. Ya Allah! Permudahlah perjalanan kami ini, dan dekatkan jaraknya bagi kami. Ya Allah! Engkau-lah teman dalam bepergian dan yang mengurusi keluarga(ku). Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan dalam bepergian, pemandangan yang menyedihkan dan perubahan yang jelek dalam harta dan keluarga.” Apabila kembali, doa di atas dibaca, dan ditambah: “Kami kembali dengan bertaubat, tetap beribadah dan selalu memuji kepada Tuhan kami.”( HR. Muslim 2/998 )

5. Menabung itu PENTING!!! Hehehe

6. Apa lagi ya???? Silahkan teman-teman ambil pelajaran sendiri dari cerita saya… semoga Allah selalu melindungi teman-teman dimanapun berada… Barakallahufiykum…

wassalamu alaykum waraohmatullah wabarakatuh

Categories: Cerita
  1. dari kebon jeruk
    August 1, 2009 at 3:35 pm

    Sing sabar yo mba….

    pelajarannya tak tambahin :

    7. kalau bisa jangan pergi sendirian…

    Barakallahufiykum

  2. mencarimaknahidup
    August 2, 2009 at 7:29 am

    hihi
    InsyaAllah kak…
    terimakasih juga pelajaran tambahannya ^^v

  3. August 3, 2009 at 1:01 am

    Allohumma’jurnii fii mushiibatii wa ahklif lii khoiron minhaa….
    smoga mendapatkan ganti yg lebih baik…. ^^

  4. mencarimaknahidup
    August 4, 2009 at 12:46 pm

    @ abu : amiin…. ^^

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: