Home > Uncategorized > ELEGI….

ELEGI….

(aku lupa tanggalnya, tetapi saat itu hari Rabu, November 2007)

 

Siang ini matahari sungguh terik…silau…tapi tak mengapa karena aku bisa menyelesaikan sebagian tugasku dengan baik, walau tidak sempurna. Apa yang sempurna, di dunia yang tak sempurna ini?? Sebuah omong kosong tentang kesempurnaan!

Akhirnya ada waktu luang juga, dengan semangat yang untungnya masih ada, aku bergegas pergi ke Cileduk. Bukan untuk liburan, sayangnya, hanya tergoda dengan sebuah penawaran yang maksudnya pun belum jelas tapi anganku sudah yang indah-indah, Ironi! Berharap boleh lah ya…

Seperti biasa, Kopaja 63 jurusan Blok M, yang menjadi sahabat perjalananku kali ini. Hem..untung banyak kursi kosong, maklum hari ini pun masih terik yang ternyata memang baru jam 2 siang. Aku pun memilih kursi yang dekat dengan pintu, dengan alasan umum, “biar kena angin.” Sayangnya Sang Matahari seakan tak membiarkanku menghindar dari terik sinarnya. Kututup wajahku dengan selembar buletin kampus edisi dua bulan lalu. Lumayan..biarpun sedikit pegal.

            Ketika sampai di sekitar kampus Univ. Pancasila, kuamati ada dua orang anak berlari mengejar Kopaja yang kutumpangi. Ternyata mereka adalah sepasang pengamen cilik yang sedang mencoba peruntungan di Kopaja no.63 ini kali ini. Em….tak seperti pengamen lain, 2 bocah ini berpakaian rapi, sangat rapi bahkan untuk ukuran anak jalanan. Mereka mengenakan kaos berkerah, celana jeans yang bisa dibilang sesuai model kaum-kaum ‘belum dewasa’ saat ini, dan mereka pun memakai sepatu “snikers”, lengkap, gaul bukan?? Salah satu anak bermain gitar kecil,  ukulele, bila tak salah aku menyebut namanya, yang lainnya memainkan ketipung. Alunan musiknya pas, tidak berisik. Dengan asyik mereka memainkan satu demi satu lagu yang mereka kuasai. Lagu pertama yang mereka mainkan adalah lagu yang biasa dinyanyikan Bob Tutupoli, lagi-lagi aku lupa judulnya. Hem…kamipun, atau tepatnya aku sangat menikmati permainan mereka. Yang ,menyita perhatianku adalah si anak yang bermain gitar kecil. Suaranya merdu walaupun masih dengan suara khas anak-anak, parasnya manis walaupun hitam karena berkawan dengan sinar matahari.  Ketika aku bergerak-gerak gelisah karena panas yang dengan suksesnya menerobos masuk ke jendela di sampingku, ia tersenyum padaku. Senyum yang manis dan tulus. Senyum yang tak ku kira akan keluar dari bibir seorang anak jalanan yang saat ini sedang berjuang demi sekeping uang. Senyum itu membuatku kembali bersyukur bahwa sesusah apapun keadaanku sekarang aku pantas bersyukur. Senyum itu mengajariku bahwa Allah punya sesuatu yang indah bahkan ketika keadaan kita sedang susah sekalipun. Sungguh ini senyum termanis yang pernah kulihat.

            Usai lagu terakhir mereka, seperti biasa, ‘pidato’ penutup khas para pengamen pun mereka ucapkan. Kuberi mereka uang semampu yang bisa kuberi. Semoga saja bisa berguna untuk mereka. Setelah mereka turun kupandang sekilas ke belakang. “Untuk apa ya uang hasil mereka mengamen?” Semoga saja untuk keperluan sekolahnya. Pertanyaan lain yang mungkin juga sering muncul dibenak orang-orang yang peduli. Berapa banyak anak seperti mereka? Apa mereka bahagia ketika harus naik-turun metromini dan kopaja. Ingin aku melakukan sesuatu. Tapi sayangnya aku masih pengecut, hanya ucapan saja, tak cukup berani.

Ada banyak rahasia tentang hidup yang belum ku ketahui meski ia berjarak 5 mm di belakangku. Tapi setidaknya aku punya sesuatu yang tak akan kubiarkan padam, tak akan, dia adalah HARAPAN!

Semoga……

                                                                       

                                                                                                            (Rousta_man)

Categories: Uncategorized
  1. Sadat ar Rayyan
    February 14, 2010 at 4:02 pm

    Pertamax rous, di thread pertamax juga:mrgreen:

    ceritanya seru

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: