Home > Uncategorized > Telaga Sarangan

Telaga Sarangan

Telaga Sarangan,,
apa tuh?

Sesaat kembali mengenang memori kala kecil…telaga sarangan, bisa dibilang cuma satu-satunya tempat di Magetan yang punya pesona, daya tarik, dan pasti indah.

Sebuah telaga dengan air dari mata air alami, dengan pulau kecil di tengahnya. Tentu saja tak sebesar danau Toba. Tapi indahnya serupa, menurut saya. Berada di bawah kaki gunung Lawu, gunung mati katanya, karena dipercaya tidak bisa meletus lagi. Suasana pegunungan yang sejuk, hijau, mampu menenangkan jiwa ketika mengunjunginya. Setidaknya begitu yang kuingat.

Telaga Sarangan

Telaga Sarangan

Salah satu alasan aku sangat suka jika berlibur kesana adalah kita bisa nek kuda!!! benar-benar menunggang kuda, berjalan mengitari telaga, yang tentu saja ditemani pemiliknya. Wuah, berasa putri kerajaan. Hehe…Setelah naik kuda, lanjut dengan naek perahu mengelilingi telaga, kalau sempat mampir ke pulau kecil yang ternyata sudah jadi tempat bermain beberapa monyet haha. Kami biasa memberi mereka makan, karena mereka cukup jinak.

Di Sarangan juga dikenal air terjunnya yang dinamakan “Gerojogan Sewu”. Katanya sih karena ada 1000 air terjun disana. Yang saya ingat cuma jalannya yang terjal dan butuh perjuangan EKSTRA untuk naik ke atas (Fuihhh!). Tapi nggak akan sia-sia karena air terjunnya oke banget. Subhanallah dah…

Gerojogan Sewu

Gerojogan Sewu

Yang tak pernah ketinggalan adalah acara makan-makan tentunya. Menu khas yang selalu tidak kami lewatkan adalah sate ayam atau sate kelinci dengan lontong, bakso Malang, jagung rebus, haha banyak ya? Entah mengapa makan berapa aja nggak kenyang-kenyang di sana. Selain itu yang menyenangkan adalah ketika kami belanja sayuran dan buah segar untuk dibawa pulang…benar-benar segar…Nyammm

Yang unik, disana masih dikenal kendaraan gunung. Apa ya namanya? semacam papan beroda, ada kendalinya. dan si penumpang duduk di papan itu sambil meluncur membawa sayur atau buah-buahan. Kadang kala juga dipakai anak-anak untuk bermain.

Tidak mudah terlupa, tapi mudah tergantikan. Saat penebangan hutan, ketika kendaraan bermotor memadati, ketika air telaga surut, ketika sejuk menjadi panas. Entah seperti apa telaga itu sekarang. Tapi yang kuingat benar-benar indah, cukup indah hingga membuatku tak mau beranjak jika sudah di sana.

Oiya, Magetan punya sentra industri kulit. Kalau butuh sepatu kulit, tas kulit, jaket kulit, ada di Kota Magetan dan harganya jauh lebih murah. Lha wong pabriknya gitu…
Hem…jadi pingin pulang….

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: