Home > Sajak > Pingin meledak

Pingin meledak

Sulit diungkapkan

apa yang terasa saat ini

bukan marah bukan sedih

tapi,,,

merasa muak, bingung, sesal

Merasa tak berisi

merasa tak ada arti

bahkan merasa sendiri

ingin ku orang lain bisa mengerti

bahwa tak mudah menerima, melakukan, sesuatu yang belum pernah terpikr sebelumnya, bahkan bayangnya pun tak ada

ku merasa seolah berada di dua dunia

yang tak mampu masuk di salah satunya

hanya di antaranya

ingin marah, tapi pada siapa?

bingung, karena setiap jengkal dan keputusan yang semula mudah kini seolah selalu salah

sesal, karena setiap ucap dan perbuatan yang sebelumnya layak kini seolah tak ada makna

salah, jika begini?

haruskah menanti sapa?

terkadang malah alpha, karena ingin kembali pada suatu masa.0

sayangnya, masa itu pun berlalu, dan seolah enggan menerimaku kembali

sayangnya, aku pun tertinggal dari masa yang kinmi.

adakah yang bisa menolong?

walaupun sebenarnya aku tahu siapa, Ia yang ada di singgasanaNya

tapi…bolehkah aku meminta, agar lebih mudah…

karena kini semua tampak masih membingungkan…

Categories: Sajak
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: