Archive

Archive for the ‘Cerita’ Category

Mencoba Jualan

April 21, 2011 1 comment

Setelah menyatakan resign dari pekerjaan sementara di kampus saya memutuskan untuk mencoba berdagang.
sudah lama ingin mencoba, tapi tak cukup punya keberanian..
qodarullah dipertemukan dengan seseorang yang bisa diajak kerjasama..
saya pikir kenapa tak dicoba, karena saya pun sanksi akan “betah” di rumah tanpa beraktivitas..

awalnya saya coba beli 3 buah payung.. payung impor cantik..
dipromosikan lewat media online dan alhamdulillah responnya lumayan baik
pesanan pun datang..

tapi memang beginilah hidup, tidak ada yang tanpa masalah
seperti halnya berdagang.. penuh tantangan dan kemampuan membaca peluang

ternyata berdagang tidak semudah menjadi pekerja yang tinggal terima uang
banyak hal-hal tak terduga yang muncul..
mulai melayani calon pembeli, bermasalah dengan jasa pengiriman barang, bayang-bayang kerugian (haha)
dan masih banyak lagi

sempat down beberapa waktu.. tapi alhamdulillah selalu ada yang kembali memberi semangat
semoga masih ada kesempatan untuk terus memperbaiki..
sambil terus mencoba dan mencari kegiatan positif yang sesuai dengan kemampuan diri..
jaahidy!!! ayo ayo semangat ^^v

sekalian prmosi aah, visit : http://www.toserbadepok.blogspot.com

Categories: Cerita

Elegi #season 2

December 31, 2010 6 comments

Jumat, 30 Desember 2010

Malam hari, hampir di penghujung tahun masehi 2010. Aku dan suamiku jalan-jalan melupakan penat siang hari sekedar berjalan bersama di malam hari. Lalu kami mampir di pusat perbelanjaan untuk membeli sedikit keperluan sehari-hari.
Hari mulai malam, dan kami pulang bersamaan dengan hampir ditutupnya semua kios di pusat perbelanjaan itu. lalu kami pun keluar kembali menghirup udara malam di jalanan depok yang sudah berpolusi. Perhatian kami kemudian tertuju pada sesosok anak kecil, disampingnya ada sebuah karung putih besar, dari situ kami berkesimpulan bahwa ia adalah anak pemulung. Dia tidak peduli dengan riuhnya kendaraan lalu lalang atau gemerlapnya manusia-manusia yang memenuhi jalanan dengan beragam tas belanjaan. Perhatiannya hanya tertuju pada satu lampu, ya hanya satu. Tidak peduli yang lain, sesekali menunduk, atau mendongak menatap langit.

Batinku tersentuh, sedang apa anak sekecil itu (usia SD) masih di luar malam-malam begini. Bukankah jalanan di malam hari bukan tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak. Lalu kami berinisiatif memberinya sesuatu, bukan uang yang jelas. Sambil menyerahkan bungkusan plastik hitam yang tak seberapa aku bertanya padanya.
“adek lagi ngapain di sini malam-malam?” Read more…

Categories: Cerita

Jalan-jalan ‘bersama’ Mangut Ikan Patin…

Mangut Ikan Patin

Pagi hari, saatnya berpikir nanti masak apa ya? Yang seharusnya lebih efektif dipikirkan malam sebelumnya… namun apa daya, malam hari penat sudah menumpuk hohoho…

Pagi ini, teringat keinginan zaujy (suamiku_red) untuk makan ‘mangut’, semacam gulai tapi bukan juga gulai yang berisi ikan. Makanan yang dulu sering dimakan waktu beliau masih SMA di Magelang. Bermodal resep yang dikirim oleh ayahanda tercinta melalui pesan singkat, saya putuskan buat masak mangut! Jeng jeng!

Jam 06.00 pagi saya dan zaujy jalan-jalan menikmati udara pagi yang sayangnya sudah berpolusi. Kali ini untuk belanja ke pasar depok Jaya. Pasarnya cukup bersih, nggak becek, dan banyak pilihan.

Berikut Bahan-bahan yang digunakan untuk memasak Mangut

1 ekor ikan patin (ikannya bisa diganti sesuai selera)

3 siung bawang merah

3 siung bawang putih

1 buah cabai merah besar

1 buah capai hijau besar

Lengkuas (iris) kurang lebih 1 sendok teh

Garam dan gula secukupnya

1 lembar daun jeruk

1 lembar daun salam

Santan secukupnya (saya pakai satu rantang / mangkuk sedang, penuh) Read more…

Categories: Cerita

Ketika Aku di Rumah

September 17, 2009 6 comments

“Tiada tempat seindah ‘rumah’, dan tiada perjalanan seindah ‘pulang’”

Assalamu’alaykum warohmatullah wabarokatuh

Alhamdulillah, hanya Allah pemberi ampunan dan kebahagiaan. Akhirnya bisa juga pulang, ke rumah orang tua di Magetan, Jawa Timur. Sebuah kebahagiaan setelah liburan panjang semester genap lalu tak bisa pulang… tergantikan sudah.
Bertemu kembali dengan mereka yang mengasihi dan saya kasihi..
Baiklah, saya akan kembali berceloteh tentang rumah saya 😀

15 September 2009, 03.20 WIB
Saya tiba di stasiun Madiun… Huhu lama tak kemari, rasanya ada beberapa perubahan tapi kebanyakan sih masih sama. Hemm… bau udara di Madiun beda ya sama stasiun UI 😀
Seperti biasa banyak penjaja becak, ojek, taksi yang langsung mengerubuti setiap penumpang kereta yang baru menampakkan sebagian anggota tubuhnya di pintu keluar. Untungnya saya dijemput jadi bisa menolak tawaran mereka dengan halus. Karena berniat untuk puasa saya langsung mencari makan sahur, asyiiik makan nasi pecel 😀
Wuuhhaaa rasanya beda,, enak >,< jadi terharu…
Nasi pecel di Madiun, khas teman-teman, makannya pake daun pisang yang ditusuk lidi di ujungnya atau biasa disebut pincuk. Sederhana tapi nikmat, nasi putih dengan sambel kacang, lalu kulupan (sayur direbus) dan ada pilihan lauk pendampingnya. Tempe, rempeyek, kerupuk lempeng, daging sapi, otak, telur, bahkan sampai lidah sapi (ahakahak). Read more…

Categories: Cerita

ta ta ta ta

Assalamu’alaykum warohmatullah wabarokatuhimages

Hari ini, saya ngebolang lagi. Kali ini pergi ke Bogor… nyari tiket buat pulang kampung..
Huhu KRL kali ini sangat sweet deh…
It’s about babies… uuuaaa >,<

pemandangan pertama :
ada sebuah keluarga, ada ayah, ibu dan ketiga anaknya. Anaknya 2 laki-laki dan yang paling bungsu perempuan,,, adu adu… masih balita, lucu banget… rambutnya pirang dikuncir… kulitnya putih… montok… lucu…
yang lebih so sweet adalah si ayah bermain2 sama adik kecil ini,,, hemmm…. beautiful…
nah, menjelang turun… sang kakak, em kira2 seusia SD nggendong si adik ini… wow!!! pemandangan yang cantik… sang kakak sambil menunjuk2 ke arah jendela, sesekali ia mencium adiknya… uooo so sweet.. Read more…

Categories: Cerita

Pengalaman yang sungguh dahsyat, semoga bisa diambil pelajaran

August 1, 2009 4 comments

imagesDepok-kemayoran-depok 1 Agustus 2009

Assalamu’alaykum warohmatullah wabarakatuh… teman-teman,,, apa kabar hari ini? sungguh sangat merugi jikalau antum menjawab dengan sangat tidak baik atau sejenisnya. Karena sesungguhnya setiap detik pengalaman hidup kita sungguh berharga. Baik, saya mau sedikit bercerita tentang apa yang saya alami sehari ini. Yang membuat saya takjub, bingung, dan lelah hahaha… Sabtu pagi seperti baisa merupakan jadwal rutin untuk menuntut ilmu agama. Kali ini kebetulan ada taklim di tempat baru di Depok, Gema Pesona Estate. Saya belum kenal daerah itu, hanya berangkat dengan modal petunjuk rute angkot dari milis. Naik angkot biru 06 dari terminal dimana saya dapat tempat duduk di belakang jauh dari abang sopir, sehingga saya tidak bisa bertanya dimana lokasi yang saya maksud. Belum lagi, di angkot ini, si abng menyetel musik-musik haram itu sampe memekakkan telinga…. Alhamdulillah,,, saya nggak nyasar… Wow, taklimnya penuh dengan ummahat dan ikhwan,,, Subhanallah… tapi agak bingung saya, ibu-ibu ini kok malah pada dagang, banyak anak-anak, bayi, mana saya belum sarapan… nguing2.. terasa… tapi alhamdulillah penjelasan ustad Ali Saman sanggup menetramkan hati. Kemudian, tiba saatnya pulang,,, sepertinya cuma saya gadis remaja yang berjalan kaki ketika itu (hahahaha) lalu menunggu angkot di bawah terik matahari sambil meringis-meringis,,,, hahaha Hem,,, di angkot naas 04 arah pasar Minggu ini lah kisah petualangan saya dimulai. Read more…

Categories: Cerita